Step #4: Promosi & Evaluasi

Progress
90%

Untuk membuat kampanye viral anda berhasil, anda perlu lakukan dua hal, yaitu Promosi dan Evaluasi. Promosi, artinya anda mengalirkan pengunjung awal ke halaman optin viral anda. Evaluasi, artinya anda mengukur tingkat keberhasilan kampanye anda. Singkatnya, anda lihat bagaimana konversinya sehingga bisa dioptimalkan lagi.

Bagaimana Cara Promosi Efektif?

Pada tahap ini kita akan belajar bagaimana cara paling efektif untuk mempromosikan halaman optin anda. Saya akan bahas satu cara saja dan kita fokus dulu di situ sampai menguasai seluk beluknya.

Cara promosi online yang akan kita pakai adalah beriklan via Facebook Ads.

Kenapa beriklan di Facebook? 

Berdasarkan pengalaman, Facebook adalah satu-satunya media iklan online yang bisa memberikan hasil promosi tercepat, termurah, dan terviral. Hanya dengan Rp50 ribu per hari, anda sudah bisa melihat hasil promosi anda. Dalam hitungan satu-dua hari, anda sudah bisa mengevaluasi iklan anda untuk meningkatkan lagi performanya.

Satu hal yang paling saya suka dari Facebook adalah, pada saat anda memasang iklan… semakin banyak orang yang merespon iklan anda (misal dengan ngelike ngeshare, berkomentar, ataupun mengklik link anda), maka akan semakin murah biaya iklan anda.

Apalagi anda telah memasang sistem viral di website anda. Dari setiap pengunjung iklan berbayar yang anda datangkan, mereka berpotensi menyumbang beberapa pengunjung tambahan secara gratis. Artinya, dari setiap klik yang anda bayar untuk iklan, anda mendapatkan hasil lebih banyak. Ini seperti anda memantik api pada sumbu peledak, lalu biarkan bom itu meledak dengan dahsyat.

Lihat betapa dahsyatnya strategi ini. Ini belum dihitung dengan pengunjung tambahan yang dihasilkan oleh ‘pengunjung tambahan’ sebelumnya. Begitu seterusnya strategi viral bekerja.

Saya tidak akan membahas panjang lebar soal cara pasang iklan di Facebook. Nanti saya kasih setelah anda sudah menjalankan kelima langkah sebelumnya.

Yang perlu anda tahu saat ini adalah: saat memasang iklan di FB, buatlah iklan yang mengundang banyak respon (engangement). Maksimalkan rasio like, share, komen, atau klik iklan pada setiap view iklan. Semakin banyak respon, akan semakin murah biaya iklan anda.

Evaluasi Hasilnya

Setelah anda beriklan di Facebook untuk mempromosikan halaman optin anda, tugas terakhir anda adalah mengevaluasi hasilnya. Kalau pak Tung Desem bilang – Tes & Ukur.

Pada kampanye viral, yang penting bukanlah seberapa banyak pengunjung yang bisa anda datangkan di awal, melainkan seberapa baik kampanye iklan anda mengkonversi pengunjung menjadi subscriber (CR) dan seberapa baik penawaran anda memikat mereka agar mau ngeshare (SF) halaman optin viral anda.

Jika dua hal tersebut baik, niscaya kampanye viral anda akan benar-benar viral, sehingga menghasilkan pengunjung dan subscriber tanpa henti.

Agar kampanye anda bisa viral, ikuti rumus ini:

  • Viral Loop (VL) = Conversion rate (CR) x Share Factor (SF)
  • VL < 100% = Not Viral
  • VL > 100% = Viral

Conversion Rate (CR) adalah rasio jumlah orang yang subscribe dibandingkan dengan jumlah pengunjung anda. Misal, jika anda menghasilkan 20 subscriber dari setiap 100 pengunjung, maka CR anda adalah 20%.

Share Factor (SF) adalah dari setiap orang yang subscribe, berapa orang baru yang bisa dia datangkan ke halaman viral anda. Atau dengan kata lain, berapa kali dia mau share untuk anda.

Viral Loop (VL) adalah angka yang menentukan apakah kampanye iklan anda bisa viral atau tidak. Tolok ukurnya adalah angka 100%. Jika angka VL > 100% maka kampanye anda akan viral alias semakin membesar. Jika angka VL < 100% maka kampanye anda akan semakin mengecil.

Jika anda ingin kampanye iklan anda viral, maka anda harus menjaga Viral Loop anda lebih besar dari 100% (atau VL > 100%).

Misal, jika CR anda 20%, dan SF anda 6, maka VL = 20% x 6 = 120%. Jika begini, kampanye anda dipastikan bakal viral. Peluang mengecil akan lama atau menunggu jenuh.

Jika CR anda 10% dan SF anda 7, maka VL = 10% x 7 = 70%.  Jika begini, kampanye anda akan terus mengecil dan hilang.

Anda masih ingat contoh hasil kampanye iklan saya?

Nilai Conversion Rate = 18,8%, dimana Share Factornya = 6. Berarti Viral Loopnya adalah 18,8% x 6 = 112,8%. Artinya kampanye saya bakal viral karena angka VL > 100%. Hasilnya, bisa anda lihat pada gambar di atas, grafik naik terus.

Dari jumlah kunjungan (karena hasil iklan) sebesar 421 pengunjung, dalam beberapa hari tumbuh menjadi 6.062 kunjungan baru. Dari subscriber sejumlah 126 subscriber (karena hasil iklan), tumbuh menjadi 1.140 subscriber karena efek viral. Hanya dalam beberapa hari saja, saya menghasilkan kunjungan dan subscriber sebanyak 10 kali lipat daripada jika saya hanya beriklan tanpa sistem viral. Anda lihat betapa dahsyat efeknya?

Inilah contoh bagaimana konversi dan daya pikat yang baik membuat kampanye viral anda benar-benar menjadi viral. Anda bisa nikmati traffic dan subscriber baru setiap hari tanpa perlu beriklan lagi.

Jadi kuncinya… evaluasi!

Saya ulangi… pertama, evaluasilah jumlah orang yang subscribe ke optin anda. Pastikan nilainya besar. Dan kedua, evaluasilah berapa banyak subscriber mau share halaman optin anda. Pastikan keduanya menghasilkan Viral Loop yang lebih besar dari 100%. Inilah jurus viral anti gagal. Siapapun yang melakukan ini akan memiliki peluang sukses yang jauh lebih besar.

Bagaimana meningkatkan rasio konversi anda?

Bisa jadi ini anda alami pada awal-awal anda memulai bisnis… nilai konversi mepet. Trial dan error memang biasa, dan semua pebisnis online akan alami itu.

Tapi jangan khawatir, jika anda menjalankan bisnis online dengan menggunakan Metode “List Profit System”, peluang keberhasilan anda lebih besar. Yang perlu anda lakukan jika rasio konversi belum memuaskan adalah mengevaluasi segala aspek bisnis anda dan mengoptimasinya.

Misal, anda bisa evaluasi:

  • Bagaimana desain form optin anda, bisa dibuat lebih baik?
  • Bagaimana penawaran optin anda, bisa dibuat lebih memikat?
  • Bagaimana insentif permintaan share anda, bisa dibuat lebih menarik?
  • Bagaimana tampilan naskah iklan share anda, bisa ditingkatkan?
  • Bagaimana pesan-pesan email anda, bisa dibuat lebih greget?
  • Dan masih banyak lagi.

Semua elemen bisnis bisa anda evaluasi satu per satu. Lakukan satu langkah setiap waktu, tes lalu ukur hasilnya. Begitu seterusnya sampai anda menemukan formula yang pas untuk kesuksesan bisnis anda.

Bagaimana cara melakukan tes dan ukur?

Jika anda menjalankan bisnis konvensional secara offline, melakukan tes dan ukur sangatlah sulit. Karena semua serba tidak terukur. Misal, anda pasang iklan baliho sebulan, berapa orang yang telepon, berapa yang beli dari iklan baliho tersebut, semua sangatlah sulit diketahui.

Berbeda dengan bisnis online. Anda bisa tes dan ukur hampir segala aspek secara cepat dan tepat. Dari jumlah pengunjung, jumlah subscriber, jumlah pembeli, besaran bounce rate, konversi pembelian, dsb semuanya jelas terukur. Dan biasanya, sistem tes dan ukur yang dilakukan adalah dengan meggunakan metode A/B split test. Di mana, anda membandingkan dua varian pada elemen yang ingin anda tes untuk mencari hasil terbaik.

Sebagai contoh, UpViral juga menyediakan fitur A/B split test. Dengan fitur ini anda bisa membuat dua varian optin yang berbeda untuk kemudian dijalankan bersamaan. Lalu setelah beberapa waktu, lihat perbedaan performa keduanya. Ambil optin yang memberi hasil terbaik, dan buang satunya. Jika anda ingin meningkatkan performa lagi, coba tandingkan dengan optin baru lainnya, lalu ulangi prosesnya.

Inilah cara para pebisnis sukses menjalankan bisnisnya. Semua serba terukur dan terkendali. Jadi tidak ada istilah pebisnis online bangkrut di sini. 🙂

Yang penting jalankan dulu bisnis online anda dengan menerapkan Metode “List Profit System”. Soal evaluasi, lakukan belakangan setelah bisnis anda jalan. Istilahnya… “Learning by Doing!”

Penting! Pada kampanye viral, yang penting bukanlah seberapa banyak pengunjung yang bisa anda datangkan di awal, melainkan seberapa baik kampanye iklan anda mengkonversi pengunjung menjadi subscriber dan seberapa baik penawaran anda memikat mereka agar mau ngeshare halaman optin viral anda.

   Sudah saya pahami.

  What Next?